Kegunaan Daun Sirsak

Buah sirsak sudah cukup lama dikenal oleh masyarakat di Indonesia pada umumnya dan tersebar luas hampir di seluruh wilayah propinsi Indonesia, buah sirsak yang kini dikenal memiliki 2 jenis variant yang dibedakan berdasarkan rasa buah sirsak yang berbeda dengan jenis lainnya yang masih kelompok dalam buah sirsak, yakni :

a. Sirsak yang rasanya manis dan banyak bijinya, jenis ini tersebar luas dalam jumlah besar.

b. Sirsak yang rasanya manis, lengket di lidah dan bijinya sedikit, jenis ini dikenal dengan sebutan sirsak ratu karena ditemukan di Pelabuhan ratu dan baru dikembangkan dalam jumlah kecil di daerah Sukabumi dan sekitarnya.

Buah sirsak yang memiliki ciri, seperti :

1. Buah sirsak termasuk buah semu.

2. Daging buah sirsak lunak atau lembek.

3. Daging buahh berwarna putih.

4. Daging buah sirsak memiliki banyak kandungan serat alami.

5. Memiliki biji yang berwarna hitam pipih.

6. kulit buah berduri.

7. Tangkai buah menguning.

8. Memiliki aroma yang harum dan rasanya manis agak asam.

Manfaat dan Kandungan Gizi Sirsak

Sirsak memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap, kandungan zat gizi dan serat pangan buah sirsak/100 gram BDD dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel kandungan zat gizi dan serat pangan buah sirsak/100 gram BDD dan kandungan senyawa alami yang dimiliki sirsak.

Tabel kandungan gizi dan senyawa yang terdapat pada sirsak :

Buah sirsak yang terdiri dari 67,5 % daging buah, 20 % kulit buah, 8,5 % biij buah, 4 % inti buah. Setelah air, kandungan zat gizi yang terbanyak dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 – 93,6 % dari kandungan gula total. Buah sirsak mengandung sedikit lemak (0,3 gr/100gr) sehingga sangat baik untuk kesehatan. Rasa asam pada sirsak berasal dari asam organik nonvolatil, terutama asam malat, asam sitrat, dan isositrait. Vitamin yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gr daging buah. Kebutuhan viamin C per orang per hari yakni 60 mg telah dapat dipenuhi hanya dengan mengonsumsi 300 gr daging buah sirsak.

Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak merupakan antioksidan yang sangat baik unuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan dini (tetap awet muda). Mineral yang cukup dominan adalah fosfor dan kalsium dari masing-masing sebesar 27 dan 14 mg per 100 gr. Kedua jenis mineral tersebut penting untuk pembentukan masaa tulang sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis. Keunggulan lainnya yang terletak pada sirsak adalah kandungan kadar sodium (natrium) yang rendah (14 mg per 100 gr), tetapi tinggi potasium (kalium) yaitu 278 mg per 100 gr perbandingan kalsium dan natrium yang tinggi sangat menguntungkan dalam rangka pencegahan penyakit hipertensi.

Satu lagi manfaat sirsak yang sebenarnya sudah ditemukan oleh suku Indian beberapa abad lalu, namun dahulu belum ada penelitian secara ilmiah terhadap buah yang memiliki nama latin Graviola ini. Pada masa itu suku Indian menggunakan buah sirsak untuk berbagai pengobatan. Mereka percaya bahwa buah sirsak diyakini mampu menyembuhkan sakit jantung, asma, liver dan rematik.

Beberapa waktu yang lalu milis kesehatan sempat heboh, pasalnya kegunaan sirsak ini sempat dirahasiakan oleh perusahaan farmasi di Amerika Serikat. Padahal begitu banyak orang yang meninggal dunia karena kanker. Sebuah harapan besar kita adalah agar sirsak dipatenkan dan disebarluaskan keseluruh dunia. Agar bisa mengurangi jumlah orang yang meninggal karena kanker.

Posted in Kegunaan Daun Sirsak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off

Kegunaan Daun Sirsak untuk Kanker

Kegunaan Daun Sirsak untuk Kanker – Tanaman daun risak adalah salah satu jenis tanaman herbal yang banyak digunakan untuk penyakit kanker saat ini dan juga untuk pengganti dari kemoterapi karena kemampuannya 1000 kali lebih kuat dibandingkan kemoterapi. Penyakit kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang DNA manusia. Kandungan annonaceous acetogenis yang ada didalam daun sirsak bermanfaat untuk membunuh sel-sel penyebab kanker dengan cara kerja dalam menghambat ATP untuk menjaga sumber energi bagi pertumbuhan dari kanker. Senyawa fitokimia yang menjadi salah satu anggota dari acetogenin adalah muricereacin dan murihexocin C yang mempunyai kekuatan lebih dari adreamycin atau oibat kemoterapi. Salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa manfaat dari acetogenin adalah membantu membunuh sel kanker dan juga derivat senyawa acetogenin yang ada didalam daun sirsak bisa dimanfaatkan untuk obat pengganti kemoterapi.

Kegunaan Daun Sirsak untuk Kanker

Kegunaan Daun Sirsak untuk Kanker

Kandungan Daun Sirsak

Senyawa acetogenin yang ada didalam daun sirsak mempunyai sistem kerja yang mirip dengan adreamycin. Acetgenin yang ada yang sangat kuat dalam menghambat sistem produksi energi ATP yang ada didalam sel kanker, dan efeknya adalah pembelahan dari sel kanker akan mengalami gangguan. Pada setiap jenis penyakit kanker biasanya mempunyai takaran penanganan yang berbeda. Dan dosis ini semuanya tegantung dari penyakit yang dialami pasien. Pada kanker kelenjar getah bening biasanya membutuhkan dosis obat doxorubicin sebesar 50 mg per luas permukaan tubuh.

Kandungan annonaceous acetogenin yang mempunyai sitoksisitas pada sel kanker. Hal ini berarti bahwa senyawa acetgenin yang ada didalam sirsak bisa membantu membunuh sel kanker. Selain itu, banyaknya senyawa bioaktif yang ada didalam daun sirsak ternyata juga sangat baik dan mendukung dalam pengobatan berbagai keluhan kesehatan yan lainnya. Salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa khasiat dan kandungan acetogenin memberikan hasil bahwa daun sirsak mempunyai sitoksik pada sel kanker.

Kegunaan daun sirsak untuk kanker karena kandungan acetogenins yang ada didalamnya yang bisa membunuh sel penyebab penyakit kanker yang ada didalam tubuh. sedangkan pada sel yang norkmal biasanya tidak akan diserang dan akan dibiarkan tumbuh. Kemoterapi biasanya akan meimbulkan efek samping seperti rasa mual, berat badan yang menurun, dan juga rambut yang rontok. Dan sebaliknya adalah kegunaan daun sirsak untuk kanker karena kandungan acetogenins yang ada didalamnya tidak akan menimbulkan efek tersebut dan bahkan bisa melindungi sistem daya tahan tubuh dan mencegah dari terjadinya infeksi yang menyebabkan kematian. Kegunaan daun sirsak untuk kanker bisa lebih kuat dan lebih sehat selama proses perawatan sedang berlangsung dan akan menimbulkan penampilan fisik yang akan semakin membaik.

Disaat sel kanker tetap bertahan dengan kemoterapi, keadaan yang seperti ijni menjelaskan bahwa kanker akan semakin kuat untuk semakin mengembangkan sifat resisten atau kebal akan pemberian obat-obatan atau kemoterapi. Fenomena yang seperti ini diistilahka dengan MDR atau multi-drug resistans atau ibat kemoterapi. Cara yang dilakukan dari sel-sel kanker untuk bisa melawan obat kemoterapi adalah dengan cara menhasilkan suatu pompa pada antar sel yang bisa mendorong agen dari antikanker untuk keluar dari dalam sel sebelum agen tadi bisa membunuh sel-sel kanker. Annonaceius acetogenins bukan hanya efektif dalam membantu membuhuh sel penyebab kanker, namun juga memberikan kekuatan yang lebih mengenai keefektifan dari adryamicin obat kemoterapi.

Kegunaan Daun Sirsak untuk Kanker

Kegunaan daun sirsak untuk kanker bisa dimanfaatkan dan diolah seperti dibawah ini :

  1. Memanfaatkannya dengan mengambil 10-15 lebar daun sirsak direbus dengan menggunakan 2 gelas air sebanyak 400 cc sehingga yang hanya tersisa adalah 1 gelas air rebusan saja. Waktu untuk merebus adalah sebanyak 1-1,5 jam. Jadi prosesnya akan semakin lebih cepat. Proses pengeringan sebaiknya jangan dilakukan dibawah sinar matahari karena yang dikhawatirkan adalah bahwa bisa membuat senyawa yang ada didalam daun sirsak menjadi rusak.
    Daun sirsak mengandung senyawa yang sama dengan daun sirsak yang basah akibat dari kurangnya proses pengeringan hanya kadar airnya. Dan sementara, senyawa yang ada didalam daun akan tetap terjaga. Selain itu juga penyimpanan dari daun sirsak ke dalam lemari pendingin maksimal dilakukan 1 minggu semenjak pemetikan karena proses pendinginan yang terjadi dalam jangka waktu lama akan membuat senyawa yang ada didalam daun menjadi rusak. Dan selain itu juga aroma dari daun sirsak menjadi tidak enak.
  2. Kegunaan daun sirsak untuk kanker dengan mengolahnya mengambil 3-5 lembar daun sirsak basah dengan menambahkan sekitar ¼ gelas air atau sebanyak 50 cc air hangat untuk membantu proses penghancuran. Kemudian sebelumd iblender, potong daun menjadi 3-4 bagian. Jika sudah hancur, masukkan ke wadah dan tutup rapat, kemudian ditambahkan 1 gelas air panas ke dalamnya aduk hingga merata. Tutup dengan rapat agar hawa panas tadi bisa terjaga dengan baik. Biarkan selama kurang lebih 15-20 menit, setelah itu saringlah dan minum selagi hangat.

Anda bisa menambahkan buah nanas dan jenis buah yang lain untuk menekan aromanya. Atau bsia juga ditambah dengan gula aren murni, madu murni, dan gula pasir.

Kegunaan Daun Sirsak untuk Kanker

CARA PEMESANAN KAPSUL DAUN SIRSAK

Kapsul Daun Sirsak Untuk Mengatasi Penyakit Kanker dan Menurunkan Tekanan Darah

1 Botol Kapsul Daun Sirsak isi 60 Kapsul = Rp. 115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan Kapsul Daun Sirsak, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )

Posted in Kegunaan Daun Sirsak | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Manfaat Daun Sirsak

Awal tahun 90-an ditemukan semacam “jamu herbal” dari suku-suku (tribes) di Amazon yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit penting termasuk kanker. Setelah diteliti para ahli farmasi dari AS, ternyata ramuan tersebut mengandung zat anti kanker yang disebut Annonaceus Acetogenin, yang dapat membunuh sel-sel kanker tanpa mengganggu sel-sel dalam tubuh manusia.

Tanaman asli dari Amazon itu mempunyai nama latin Annona muricata atau masyarakat lebih mengenal dengan nama sirsak hanya sebagai buah yang dapat dikonsumsi. Bahkan, buah ini kurang populer jika dibandingkan dengan apel, jeruk, dan durian. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa daya tahan buah sirsak hanya dapat bertahan 2-3 hari. Awalnya, sirsak dimanfaatkan sebagai buah segar atau bahan minuman dan bisa berfungsi sebagai pencuci mulut. Di Indonesia, sirsak juga dapat diolah menjadi dodol dengan cara memanaskan daging buahnya dalam air dan diberi gula sampai campurannya mengental. Di Filipina, buah sirsak muda beserta bijinya yang masih lunak digunakan sebagai sayuran. Buah tua yang masih keras dapat dibuat kue yang lezat rasa dan aromanya.

Namun hal tersebut berbeda dengan suku Indian yang merupakan suku asli di Amerika Selatan yang telah lama menggunakan sirsak selama berabad-abad sebagai pengobatan tradisional yang memanfaatkan mulai dari akar, biji, buah, kulit, daun sebagai obat untuk penyakit jantung, asma, gangguan hati, dan arthritis. Dan memang, berbagai hasil penelitian pun sudah membuktikan hal tersebut.

Hasil penelitian mengenai khasiat sirsak menunjukkan bahwa sirsak memiliki kemampuan utnuk menumpas kanker. Bahkan 10.000 kali lebih dahsyat dari kemoterapi. Lebih dari itu, tidak hanya buahnya saja yang dapat dimanfaatkan tetapi sampai kulit batangnya berkhasiat sebagai obat. Daun sirsak merupakan bagian dari tanaman sirsak yang paling sering digunakan sebagai obat. Sejak dahulu, masyarakat di daerah Kalimantan sering menggunakannya untuk mengobati demam. Di Madagaskar, daun sirsak digunakan untuk mengobati penyakit liver. Beberapa tahun belakangan ini ekstrak daun sirsak semakin banyak dipakai untuk menghambat pertumbuhan kanker. Daun sirsak bersifat netral sehingga sesuai untuk mengobati berbagai jenis kanker. Daun sirsak tidak hanya baik dikonsumsi oleh para pasien saja, tetapi juga bagi orang yang sehat karena diyakini dapat menambah kekebalan tubuh.

Posted in Manfaat Sirsak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Manfaat Sirsak

Tumbuhan sirsak di Indonesia memang masih kalah populer dibandingkan pohon buah lainnya seperti mangga, apel atau pepaya dan jenis buah lainnya. maklum bijinya yang lekat dengan daging buahnya, membuat penikmat sirsak agak kerepotan untuk menikmati buah bercita rasa asam segar ini. Buah sirsak yang sudah kita kenal yang diperkaya akan antioksidan dan vitamin C, sehingga banyak cara pengolahan atau pemanfaatan sirsak yang dilakukan penduduk di seluruh belahan dunia, seperti :

– di Brazil, bunga sirsak digunakan sebagai obat untuk penyakit bronchitis.

– di Amazon, biji sirsak digunakan sebagai obat untuk mengobati masuk angin.

– di Madagaskar, daun sirsak digunakan untuk mengobati penyakit kanker.

– di Filipina, buah sirsak muda beserta bijinya yang masih lunak digunakan sebagai sayuran. Buah sirsak yang sudah tua digunakan sebagai paganan kue yang lezat dan beraroma.

– di Peru, biji sirsak banyak dimanfaatkan oleh para pelaku pertanian organik untuk diolah sebagai pestisida nabati untuk mengatasi berbagai organisme pengganggu tanaman.

– di Indonesia, biji sirsak juga digunakan sebagai obat utama untuk dijadikan pestisida nabati untuk mengusir hama tanaman. Daging buah sirsak kini juga banyak digunakan sebagai pembuatan dodol yang cara pembuatannya daging buah sirsak dipanaskan dalam air dan diberi gula sampai campuran hingga mengental.

Namun kini pohon sirsak dan beserta komponennya kini telah banyak digunakan sebagai penumpas sel-sel kanker. dunia pengobatan baik herbal, tradisonal hingga modern sudah banyak menggunakan sirsak sebagai terapi pengobatan untuk kanker dan berbagai jenis penyakit lainnya yang memang memiliki kemampuan 10.000 kali lipat dibanding kemoterapi. Hal ini dilandasi oleh adanya senyawa aktif dalam sirsak adalah Acetogenin. Senyawa ini ternyata memiliki kemampuan alamiah untuk mengenal sel kanker jahat dan sel normal pada tubuh manusia. berbeda dengan kemoterapi yang sering melemahkan sel-sel tubuh yang normal.

Gambar : Pertumbuhan sel kanker dalam tubuh manusia

Acetogenin ini bekerja dengan menghambat ATP yang merupakan sumber energi dari sel kanker. Akibat penghambatan tersebut, sel kanker menjadi tidak dapat berkembang. AgrEvo Research Center di Amerika Serikat membuktikan bahwa daun sirsak dapat membunuh sel-sel kanker usus besar 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamycin dan kemoterpai. Tentunya hal tersebut membawa dampak positif bagi para penderita kanker untuk mendapatkan kesembuhan kembali hanya dengan sirsak si buah asam manis yang membawa perubahan lebih baik bagi penderita kanker di seluruh dunia dan tentunya dapat mengurangi angka kematian manusia akibat kanker yang sangat mematikan.

Posted in Manfaat Sirsak | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment